News

Tekanan Menjelang Evaluasi MSCI, IHSG Ditutup Turun 1,97 Persen

Tekanan Menjelang Evaluasi MSCI, IHSG Ditutup Turun 1,97 Persen

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Jumat, 6 November 2026, di zona merah setelah sempat menguat sesaat pada awal sesi.

Pada akhir perdagangan, indeks kehilangan 98,87 poin atau 1,97 persen dan berada di level 4.931,39. Pelemahan itu membalikkan penguatan yang sempat terlihat setelah perdagangan resmi dibuka.

Indeks LQ45 juga melemah. Indeks yang mencakup 45 saham unggulan tersebut turun 8,76 poin atau 1,71 persen ke posisi 504,88.

Data PT Mirae Asset Sekuritas mencatat sejumlah saham berkapitalisasi besar turut memberi tekanan pada pasar. BRPT turun 6,6 persen, AMMN melemah 4,9 persen, dan TPIA terkoreksi 4,7 persen.

BBCA juga tercantum dalam daftar saham yang memberi tekanan, dengan angka 2,6 persen. Data yang disampaikan tidak merinci tanda perubahan untuk angka BBCA tersebut.

Evakuasi Korban Terakhir Helikopter MI-17 TNI AD di Seruyan Tuntas

Perhatian investor tertuju pada evaluasi MSCI terhadap pasar modal Indonesia. Hasil evaluasi itu dijadwalkan diumumkan pada 11 November 2026.

Isu yang menjadi sorotan mencakup transparansi kepemilikan saham, peningkatan porsi saham yang beredar di publik atau free float, serta kualitas likuiditas pasar.

Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan, menyampaikan investor asing kemungkinan masih memilih bersikap wait and see sampai hasil evaluasi lebih jelas.

Menurut Nafan, sikap tersebut dapat membatasi peluang penguatan IHSG yang lebih berkelanjutan. Karena itu, sobat investor masih mencermati perkembangan evaluasi MSCI tersebut.

Prabowo Pastikan Perhatian bagi Keluarga Tiga Prajurit yang Gugur dalam Misi Karhutla
×
×