taik

Nusron Wahid Datangi KPK Tanpa Jadwal Pemeriksaan pada 4 November

Nusron Wahid Datangi KPK Tanpa Jadwal Pemeriksaan pada 4 November

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid mendatangi Gedung Merah Putih KPK pada Rabu, 4 November 2026, untuk memenuhi panggilan pemeriksaan sebelumnya.

Kehadirannya berlangsung tanpa jadwal pemeriksaan pada hari tersebut. Nusron diperiksa dalam penyidikan dugaan suap pengurusan hak guna bangunan PT Summarecon Agung Tbk.

Penyidikan itu juga berkaitan dengan dugaan penerimaan lain di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Nusron menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam perkara tersebut.

Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan belum menerima informasi dari penyidik mengenai rencana kedatangan Nusron pada Rabu.

Setyo menduga kedatangan itu merupakan inisiatif Nusron sendiri. “Mungkin inisiatif datang sendiri (ke KPK),” kata Setyo kepada awak media.

Istana Nilai Dugaan Penyadapan Berisiko bagi Negara, Prabowo Prihatin

Juru bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan Nusron hadir untuk memenuhi panggilan sebelumnya. Namun, menurut Budi, pemeriksaan memang tidak dijadwalkan pada hari itu.

“Benar, hari ini Rabu, 4 November 2026, Sdr. NW hadir memenuhi panggilan sebelumnya. Jadi sebenarnya memang tidak ada penjadwalan pemeriksaan untuk hari ini,” kata Budi.

Budi menyampaikan bahwa Nusron tiba sekitar pukul 09.22 WIB. Saat keterangan tersebut disampaikan, pemeriksaan oleh tim penyidik masih berlangsung.

“Sdr. NW hadir sekitar pkl. 09.22 WIB,” tuturnya. Nusron masih berada di Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan.

Kedatangan pada 4 November itu terjadi setelah KPK sebelumnya menjadwalkan pemeriksaan ulang pada Kamis, 15 Oktober 2026.

Kehadiran Jokowi di Sidang Dugaan Ijazah Palsu Masih Menunggu Konfirmasi Pengadilan

Pemeriksaan yang dijadwalkan pada Oktober tersebut berkaitan dengan penyidikan dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Pada Kamis itu, Budi mengatakan Nusron belum terlihat hadir di Gedung Merah Putih KPK hingga siang hari.

“Benar, masih terjadwal hari ini, untuk pemeriksaan Sdr. NW dalam lanjutan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Kementerian ATR BPN. Sampai dengan siang ini, Ybs belum hadir,” kata Budi.

Informasi KPK pada 4 November menyebut Nusron memenuhi panggilan sebelumnya. Keterangan itu membedakan pemenuhan panggilan dari jadwal pemeriksaan hari tersebut.

Dalam perkara ini, pokok penyidikan yang disebut KPK mencakup dugaan suap pengurusan HGB PT Summarecon Agung Tbk dan penerimaan lain.

Insentif PPN Tiket Pesawat Nataru 2026/2027 Hanya Berlaku untuk Rute dan Kelas Ini

Nusron diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi di lingkungan kementerian yang dipimpinnya, menurut keterangan juru bicara KPK.

Keterangan yang disampaikan KPK pada hari itu belum memuat hasil pemeriksaan Nusron. Budi hanya menyebut pemeriksaan masih berlangsung.

Setyo juga menyatakan dirinya belum memperoleh informasi dari penyidik tentang rencana kedatangan menteri tersebut.

Dengan demikian, dua hal yang disampaikan KPK pada Rabu adalah Nusron hadir memenuhi panggilan sebelumnya dan tidak memiliki jadwal pemeriksaan hari itu.

KPK menyebut waktu kedatangan Nusron sekitar pukul 09.22 WIB. Pemeriksaan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK oleh tim penyidik.

Sebelumnya, agenda pemeriksaan ulang pada 15 Oktober dikabarkan masih terjadwal, tetapi Nusron belum hadir hingga siang.

Keterangan tersebut berasal dari juru bicara KPK, Budi Prasetyo, sementara Setyo Budiyanto menyampaikan belum menerima informasi soal kedatangan terbaru.

Perkara yang menjadi latar pemeriksaan berhubungan dengan dugaan suap dalam pengurusan hak guna bangunan serta dugaan penerimaan lainnya.

KPK belum menyampaikan dalam keterangan tersebut mengenai kesimpulan pemeriksaan pada 4 November ataupun materi pertanyaan yang diajukan penyidik.

×
×