taik

LIMS dan Pegasus: Dua Teknologi Penyadapan dengan Fungsi Berbeda

LIMS dan Pegasus: Dua Teknologi Penyadapan dengan Fungsi Berbeda

Kasus dugaan penyadapan ilegal yang melibatkan sejumlah jenderal aktif Polri kembali menyoroti perbedaan sistem LIMS dan spyware Pegasus. Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah tokoh publik disebut menjadi sasaran penggunaan LIMS dalam perkara tersebut.

Penyadapan itu disebut berlangsung selama satu tahun, yakni dalam rentang 2025 hingga 2026. Tiga jenderal yang telah ditetapkan sebagai tersangka adalah mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Kadiv Polri Irjen Ahrie Sonta Nasution, dan Irjen Pol Eko Hadi.

Para tersangka diduga memerintahkan sejumlah nomor dimasukkan ke server LIMS tanpa melalui verifikasi yang sah. LIMS sendiri merupakan sistem untuk mengelola penyadapan komunikasi melalui jaringan telekomunikasi.

Dalam penerapan yang sah, LIMS berkaitan dengan konsep lawful interception atau penyadapan legal. Tindakan tersebut harus dilakukan berdasarkan kewenangan dan ketentuan hukum yang berlaku.

Sistem LIMS menghubungkan penegak hukum secara langsung dengan infrastruktur jaringan operator telekomunikasi. Pengelolaannya berlangsung dari sisi jaringan dan berada di bawah kendali operator.

Istana Desak Pengusutan Objektif Dugaan Penyadapan terhadap Prabowo

Komunikasi yang dapat dipantau melalui sistem itu mencakup panggilan telepon, SMS, email, hingga aktivitas penelusuran internet. Penyadapan legal hanya boleh dilakukan aparat penegak hukum, badan intelijen, atau lembaga pemerintah yang memiliki kewenangan resmi.

Pelaksanaannya juga harus berada dalam pengawasan pengadilan maupun regulator terkait. Ketentuan kewenangan dan pengawasan tersebut menjadi bagian penting dalam membedakan penyadapan legal dari dugaan penyalahgunaan sistem.

Berbeda dari LIMS, Pegasus merupakan spyware buatan perusahaan siber Israel, NSO Group. Produk tersebut kemudian dijual kepada pemerintah dan lembaga penegak hukum.

Jadi, sobat, LIMS dijelaskan sebagai sistem yang bekerja melalui jaringan operator telekomunikasi, sementara Pegasus merupakan spyware yang dikembangkan NSO Group. Informasi yang tersedia tidak merinci kemampuan teknis Pegasus, sehingga perbandingan keduanya terbatas pada fungsi dan asal sistem yang disebutkan.

Semeru Luncurkan Awan Panas 3 Kilometer ke Besuk Kobokan, Status Tetap Siaga
×
×