Mahasiswa Universitas Trisakti mendatangi Kementerian Sekretariat Negara pada Kamis, 5 November 2026, untuk meminta pemerintah menindaklanjuti tuntutan Tritura.
Tuntutan itu sebelumnya mereka sampaikan dalam demonstrasi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, pada Kamis, 29 Oktober 2026.
Presiden Mahasiswa Universitas Trisakti, Dhenni Ribowo, mengatakan kedatangan mereka ke Setneg bertujuan menagih janji pemerintah terkait tuntutan tersebut.
“Kami dari Kepresidenan Mahasiswa Universitas Trisakti dan juga beberapa teman-teman dari keluarga besar mahasiswa Trisakti ingin menyampaikan kepada teman-teman semuanya, bahwasanya hari ini kedatangan kami ke Sekretariat Negara yaitu dengan agenda menagih janji,” kata Dhenni.
Rombongan berharap dapat bertemu Menteri atau Wakil Menteri Sekretaris Negara. Namun, mereka disambut Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara Binbin Firman Tresnadi.
Dhenni menyebut jawaban yang diterima dari perwakilan tersebut belum cukup untuk menjawab pertanyaan mahasiswa. Ia mengatakan rombongan belum ditemui oleh pejabat yang ingin mereka temui.
Wakil Presiden Mahasiswa Trisakti, Muhammad Adryansyah Putra, menilai janji pemerintah kepada masyarakat belum ditepati.
“Janji yang mereka gaungkan tidak ditepati sama sekali, hanya ada omong kosong belaka,” tegasnya.
Adryansyah juga menyoroti kondisi masyarakat yang, menurutnya, masih menghadapi berbagai persoalan. Ia menyebut ada warga yang belum bisa menghirup udara bebas dan masih tidur dalam ketakutan akibat gempa.
Ia mengajak masyarakat agar tidak menutup mata terhadap persoalan yang terjadi di Indonesia. Pemerintah, katanya, perlu memprioritaskan penanganan bencana dan memastikan bantuan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.
Menurut Adryansyah, penanganan bencana tidak semestinya hanya berpatokan pada angka dan laporan statistik. Pemerintah juga perlu melihat langsung keadaan masyarakat serta dampak yang dialami korban.
“Ayo sama-sama teman-teman kita sampaikan bahwasanya keadaan Indonesia belum baik-baik saja. Kita fokuskan terhadap bagaimana peran pemerintah untuk membangun sebuah amanah untuk melakukan bantuan kepada bencana alam ini,” imbuhnya.

