taik

Polda Jateng Siapkan Pendampingan Lanjutan bagi Ustazah dan Santriwati di Sukoharjo

Polda Jateng Siapkan Pendampingan Lanjutan bagi Ustazah dan Santriwati di Sukoharjo

Polda Jawa Tengah bersama sejumlah instansi memberikan pendampingan psikologis dan psikososial kepada ustazah serta santriwati Ponpes Hamalatul Quran, Sukoharjo. Upaya tersebut menyusul penggerebekan pada 27 Oktober 2026 dan ditujukan untuk membantu pemulihan mereka.

Pendampingan melibatkan DP3AKP Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Sukoharjo, Kesbangpol Provinsi, Kementerian Agama Kabupaten Sukoharjo, Danramil, Plt. Camat, serta kepala desa.

Direktur PPA dan PPO Polda Jawa Tengah Kombes Nunuk Setiyowati mengatakan kunjungan itu juga menjadi upaya untuk memastikan kondisi para ustazah dan santriwati yang masih berada di pesantren. Berdasarkan komunikasi dengan pihak pondok, empat ustazah dan satu santriwati masih berada di sana.

Polda Jateng turut menawarkan bantuan untuk memfasilitasi kepulangan santriwati asal Lampung jika terkendala biaya. “Kami sudah menawarkan apabila memang santriwati yang terkendala biaya ini ingin pulang ke Lampung, kami siap untuk memfasilitasi,” kata Nunuk kepada awak media, Selasa (3/11/2026).

Nunuk menyampaikan bahwa pendampingan akan berlanjut melalui koordinasi dengan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) di tingkat provinsi dan kabupaten. Langkah tersebut diharapkan membantu pemulihan psikologis dan psikososial para ustazah serta santriwati.

Pengajuan PIP Kemenag Tahap II Berlangsung hingga 8 November 2026

“UPTD PPA, baik provinsi maupun kabupaten, siap untuk melakukan pendampingan, baik secara psikologis maupun psikososial, sehingga perlindungan terhadap perempuan dan anak terkait kejadian pada 27 Oktober ini bisa betul-betul dipulihkan dan mereka kembali dapat beraktivitas sesuai yang diharapkan,” jelas Nunuk.

Kegiatan belajar mengajar di Ponpes Hamalatul Quran masih dihentikan sementara. Pihak pondok merencanakan pembelajaran tetap berlangsung secara daring, menggunakan Zoom atau metode online lainnya.

Pihak pondok menyambut baik perhatian serta pendampingan tersebut. Sinergi lintas instansi diharapkan mendukung pemulihan dan membantu para ustazah serta santriwati kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman.

×
×