News

Tiga Ring Pengamanan Sidang Roy Suryo, 6.770 Personel TNI-Polri Disiagakan

Tiga Ring Pengamanan Sidang Roy Suryo, 6.770 Personel TNI-Polri Disiagakan

Sebanyak 6.770 personel gabungan TNI-Polri disiapkan untuk mengamankan sidang Roy Suryo di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Pengamanan tersebut berkaitan dengan rencana kehadiran Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, yang dijadwalkan menjadi saksi.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyampaikan jumlah dan komposisi personel kepada awak media, Kamis (5/11/2026).

Menurut Alfian, pengerahan itu melibatkan 5.570 anggota Polri serta 1.200 personel TNI untuk pengamanan persidangan.

“Jumlahnya sebanyak 6.770 personel. Terdiri dari TNI sebanyak 1.200 dan untuk Polri sebanyak 5.570,” katanya.

Jokowi Jadi Saksi Sidang Roy Suryo, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jaktim

Pola pengamanan dibagi menjadi tiga ring untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama persidangan berlangsung.

Ring ketiga difungsikan sebagai area penyekatan bagi kelompok pendukung Projo serta pendukung Roy Suryo dan dr Tifa.

Di area tersebut, petugas menyiapkan dua kendaraan taktis Armoured Water Cannon atau AWC untuk mendukung pengamanan.

Polisi juga menyediakan mobil penerangan di ring ketiga untuk menyampaikan imbauan kepada massa agar menjaga ketertiban.

Pada ring kedua, aparat menyiapkan empat sektor dengan kapasitas keseluruhan mencapai 200 orang dari kelompok pendukung.

Polisi Ungkap Peran Tetangga dalam Pembunuhan Pemilik Rumah di Indramayu

Kapasitas tersebut dibagi seimbang, yakni 100 orang untuk pendukung Projo dan 100 orang bagi pendukung Roy Suryo.

Sementara itu, akses menuju ruang sidang utama dibatasi untuk 80 orang pendukung dari kedua kelompok.

Masing-masing kelompok memperoleh kuota 40 orang, termasuk pendukung Roy Suryo dan dr Tifa di dalam pembagian tersebut.

“Kita berikan sebanyak 80 pendukung. Kita bagi dua, yaitu 40 dari pendukung Projo dan 40 orang dari pendukung Bapak Roy Suryo maupun Ibu Tifa,” kata Alfian.

Pembatasan jumlah pendukung di ruang sidang menjadi salah satu bagian dari pengaturan akses yang disiapkan kepolisian.

Hujan Diperkirakan Turun di Jakarta Selatan dan Kepulauan Seribu pada 5 November

Petugas juga akan memeriksa pengunjung menggunakan alat pemindai X-ray untuk mencegah benda terlarang masuk ke area persidangan.

Pemeriksaan badan dilakukan berdasarkan jenis kelamin pengunjung, dengan petugas laki-laki memeriksa pria dan polisi wanita memeriksa perempuan.

Dengan pembagian tiga ring, pengamanan mencakup area penyekatan massa, pengaturan sektor pendukung, serta pemeriksaan sebelum memasuki ruang sidang.

Rincian yang disampaikan kepolisian mencakup jumlah personel, kuota pendukung, kendaraan taktis, mobil penerangan, dan pemeriksaan pengunjung.

Hingga keterangan tersebut disampaikan, kehadiran Joko Widodo disebut sebagai rencana karena ia dijadwalkan memberikan kesaksian.

Pengamanan melibatkan unsur TNI dan Polri, dengan personel kepolisian menjadi bagian terbesar dari total kekuatan yang dikerahkan.

Dari 6.770 personel gabungan, sebanyak 5.570 berasal dari Polri, sementara 1.200 lainnya merupakan personel TNI.

Pengaturan pendukung juga dibuat berimbang antara Projo dengan kelompok pendukung Roy Suryo dan dr Tifa.

Di ruang sidang utama, jumlah perwakilan pendukung lebih terbatas dibanding kapasitas sektor yang disiapkan pada ring kedua.

Polisi menyiapkan empat sektor berkapasitas 200 orang di ring kedua, sedangkan ruang sidang utama menerima 80 pendukung.

Pengunjung yang hendak masuk juga menjalani pemeriksaan, termasuk pemindaian menggunakan X-ray untuk mencegah benda terlarang.

Pengaturan tersebut disiapkan agar jalannya sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur berlangsung aman dan kondusif.

×
×