Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) membuka seleksi Petugas Haji Daerah untuk mendukung penyelenggaraan ibadah haji 1448 Hijriah atau 2027 Masehi.
Pendaftaran calon petugas berlangsung pada 5–10 November 2026. Kesempatan ini tersedia bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan dan siap membantu pelayanan jemaah.
Seleksi tersebut menjadi bagian dari persiapan pemerintah menghadapi penyelenggaraan haji 2027. Petugas terpilih akan membantu kebutuhan jemaah selama berada di Tanah Suci.
Ada dua bidang yang dibuka, yaitu Pelayanan Umum dan Pelayanan Kesehatan. Keduanya memiliki tugas berbeda dalam mendukung layanan selama rangkaian ibadah.
Petugas Pelayanan Umum membantu berbagai kebutuhan pelayanan jemaah. Sementara petugas Pelayanan Kesehatan mendukung pemenuhan kebutuhan kesehatan mereka selama menjalankan ibadah.
Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, menyampaikan bahwa seleksi perlu dilakukan secara objektif, transparan, dan akuntabel.
Prinsip tersebut, menurut Puji, diperlukan agar kandidat terpilih benar-benar memenuhi kualifikasi. Petugas juga diharapkan mempunyai kemampuan untuk mendukung pelayanan kepada jemaah.
“Kami ingin memastikan seluruh tahapan dilaksanakan sesuai ketentuan, sehingga petugas yang terpilih benar-benar memenuhi persyaratan dan memiliki kapasitas untuk mendukung pelayanan kepada jemaah haji,” ujar Puji dalam keterangan resmi, Kamis (5/11/2026).
Dalam pelaksanaan seleksi, Kemenhaj melibatkan Biro Kesejahteraan Rakyat pada Sekretariat Daerah Provinsi. Keterlibatan tersebut ditujukan untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah.
Koordinasi itu berkaitan dengan proses seleksi dan persiapan petugas, termasuk pemenuhan kebutuhan administrasi maupun pembiayaan. Namun, informasi mengenai rincian persyaratan tidak dijabarkan dalam keterangan tersebut.
Ringkasan informasi seleksi:
Penyelenggara: Kementerian Haji dan Umrah
Pendaftaran: 5–10 November 2026
Penyelenggaraan haji: 1448 Hijriah atau 2027 Masehi
Bidang: Pelayanan Umum dan Pelayanan Kesehatan
Prinsip seleksi: objektif, transparan, dan akuntabel
Bagi sobat yang tertarik, pastikan memperhatikan masa pendaftaran dan ketentuan resmi yang disampaikan Kemenhaj. Informasi dalam pengumuman ini belum merinci jadwal maupun tahapan tes.
Seleksi petugas daerah menjadi salah satu bagian dari persiapan pelayanan bagi jemaah Indonesia. Petugas yang lolos nantinya membantu pelayanan umum atau mendukung kebutuhan kesehatan di Tanah Suci.
Kemenhaj menekankan pentingnya memastikan kandidat terpilih memenuhi persyaratan dan memiliki kapasitas menjalankan tugas. Proses seleksi diharapkan mengikuti ketentuan yang berlaku.
Pendaftaran berlangsung selama enam hari, yakni mulai 5 sampai 10 November 2026. Calon peserta perlu mencermati informasi resmi mengenai persyaratan dan proses seleksi sebelum mendaftar.
Pengumuman ini berfokus pada pembukaan seleksi dan bidang pelayanan yang tersedia. Rincian teknis lain, termasuk jadwal tes, belum dicantumkan dalam keterangan yang disampaikan.

