taik

PBNU Ajak Warga Sukoharjo Redakan Ketegangan Lewat Dialog dan Jalur Hukum

PBNU Ajak Warga Sukoharjo Redakan Ketegangan Lewat Dialog dan Jalur Hukum

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Kikin Abdul Hakim meminta warga Sukoharjo tetap tenang menyikapi perkembangan perkara yang menjadi perhatian masyarakat.

Imbauan yang disampaikan Gus Kikin itu menyusul kasus pembakaran warung makan Mi Babi Tepi Sawah serta penggeledahan sejumlah lokasi.

Lokasi-lokasi tersebut disebut sebagai Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an. Gus Kikin meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh kabar yang belum jelas kebenarannya.

Pada Minggu, 1 November 2026, ia mengingatkan bahwa informasi yang belum terverifikasi berisiko memicu ketegangan di tengah masyarakat.

Ia mengajak warga menahan diri agar persoalan hukum tersebut tidak berkembang menjadi konflik sosial. Menurutnya, perkara harus diserahkan kepada pihak berwenang.

Jonathan Latumahina Soroti Dugaan Mario Dandy Keluar dari Sukamiskin untuk Urusan Bisnis

Gus Kikin menegaskan, penyelesaian masalah semestinya melalui mekanisme hukum dan dialog. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan kekerasan.

Tindakan main hakim sendiri, katanya, tidak boleh dilakukan. Warga diharapkan tetap rukun, saling menghormati, dan tidak terpecah akibat persoalan tersebut.

Ia turut meminta kepolisian menangani perkara secara profesional, adil, dan transparan. Proses hukum, menurutnya, harus tetap menghormati hak-hak warga.

Perlindungan terhadap perempuan dan anak-anak yang berada di lokasi penggeledahan juga perlu diperhatikan dalam penegakan hukum terhadap pihak yang diduga melanggar.

Gus Kikin menambahkan, apabila ada tindakan aparat yang dipersoalkan, pemeriksaan perlu dilakukan secara terbuka sesuai prosedur yang berlaku.

Sejumlah Pengisi Acara Mundur, RANS Carnival Tetap Berlangsung di Sleman

Ia berharap semua pihak memperoleh perlakuan adil dan warga yang tidak bersalah tidak ikut dirugikan dalam proses penanganan perkara.

Untuk menjaga suasana tetap kondusif, Gus Kikin meminta PCNU Sukoharjo mengumpulkan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pihak-pihak terkait pada Minggu sore.

Pertemuan itu diharapkan menjadi ruang komunikasi bersama untuk meredakan ketegangan dan mencegah kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Gus Kikin mendorong para peserta membangun komunikasi yang baik. Ia juga meminta semua pihak menjaga suasana tetap sejuk dan menahan diri.

Menurutnya, tokoh agama memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan ketenangan. Ia berharap mereka tidak memperbesar persoalan yang sedang berlangsung.

OMD FARM Hadir di Mal Ciputra Tangerang, Anak Bisa Coba Aktivitas Peternakan Mini

×
×