taik

Gelombang Laut Berpotensi Capai 4 Meter, Ini Wilayah yang Perlu Diwaspadai

Gelombang Laut Berpotensi Capai 4 Meter, Ini Wilayah yang Perlu Diwaspadai

BMKG meminta masyarakat, terutama sobat yang beraktivitas di laut, meningkatkan kewaspadaan terhadap gelombang tinggi di sejumlah perairan Indonesia.

Peringatan berlaku pada 3 hingga 6 November 2026. Gelombang tertinggi diprakirakan mencapai empat meter di wilayah tertentu.

Kondisi laut tersebut dipengaruhi pola angin di Indonesia bagian utara hingga 13 knot dan bagian selatan hingga 29 knot.

BMKG menyebut angin terkuat terpantau di Samudra Hindia barat Bengkulu hingga Lampung, serta selatan Banten hingga Jawa Barat.

Berikut rincian wilayah menurut ketinggian gelombang yang diprakirakan BMKG:

Ribka Haluk Minta Pembangunan Papua Disesuaikan dengan Kondisi Tiap Wilayah

Ketinggian 2,5–4 meter: Samudra Hindia barat Bengkulu, Samudra Hindia barat Lampung, Samudra Hindia selatan Banten, dan Samudra Hindia selatan Jawa Timur.

Ketinggian 1,25–2,5 meter: Samudra Hindia barat Aceh, Kepulauan Nias, Kepulauan Mentawai, serta perairan selatan Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Bali, NTB, dan NTT.

Ketinggian 1,25–2,5 meter juga berpeluang terjadi di Selat Karimata bagian selatan, Laut Jawa, Laut Bali, dan Laut Sumbawa.

Wilayah lain yang masuk perkiraan serupa ialah Laut Maluku serta Samudra Pasifik utara Maluku hingga Papua.

BMKG mengingatkan gelombang tinggi dapat membahayakan keselamatan pelayaran. Karena itu, pengguna laut diminta memperhatikan kondisi angin dan gelombang.

Nabire Usulkan Dua Lokasi Sekolah Rakyat, Pemerintah Minta Syarat Lahan Dipenuhi

Nelayan yang menggunakan perahu kecil perlu waspada saat angin melebihi 15 knot atau gelombang lebih dari 1,25 meter.

Kapal tongkang perlu berhati-hati ketika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.

Sementara itu, kapal feri diminta mewaspadai angin yang mencapai 21 knot dan gelombang setinggi 2,5 meter.

×
×