News

Bank Mandiri Gelar Donor Darah Serentak di 12 Wilayah pada 2 November 2026

Bank Mandiri Gelar Donor Darah Serentak di 12 Wilayah pada 2 November 2026

Ketersediaan darah menjadi bagian penting dalam layanan kesehatan. Pemenuhannya bergantung pada donor, sehingga keterlibatan masyarakat diperlukan secara berkelanjutan.

Bank Mandiri, Palang Merah Indonesia (PMI), dan sejumlah fasilitas kesehatan kembali menggelar Mandiri Donor Darah periode VII.

Kegiatan tersebut berlangsung serentak di 12 wilayah operasional Bank Mandiri pada 2 November 2026.

Mengusung tema “Wujudkan Sejuta Harapan”, program ini mengajak Mandirian, nasabah, dan masyarakat ikut berdonor bagi sesama.

Kebutuhan darah nasional menjadi latar penting kegiatan tersebut. Darah untuk transfusi hanya dapat diperoleh melalui donor.

SBY Desak Prabowo Pulihkan Politik Beradab di Tengah Kasus Penyadapan

Karena itu, partisipasi pendonor membantu mendukung pemenuhan kebutuhan darah bagi pasien yang memerlukan transfusi.

Standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut kebutuhan darah ideal suatu negara berada di sekitar 2 persen jumlah penduduk.

Dengan populasi Indonesia yang melampaui 280 juta jiwa, kebutuhan nasional diperkirakan mencapai 5,6 juta kantong darah setiap tahun.

Angka tersebut menunjukkan skala kebutuhan yang perlu diperhatikan. Keterlibatan berbagai pihak dinilai penting untuk mendukung ketersediaannya.

Dalam konteks itu, kegiatan donor darah Bank Mandiri kembali melibatkan pegawai, nasabah, masyarakat, PMI, dan fasilitas kesehatan.

Sugiono Minta Publik Menunggu Penyidikan Dugaan Penyadapan Prabowo

Corporate Secretary Bank Mandiri Adhika Vista menyampaikan, program Mandiri Donor Darah telah menghimpun lebih dari 27.000 kantong.

Capaian tersebut tercatat sejak program pertama kali dilaksanakan pada April 2026. Pengumpulan itu berasal dari partisipasi berbagai pihak.

Pegawai Bank Mandiri, nasabah, dan masyarakat ikut berkontribusi. PMI serta sejumlah fasilitas kesehatan turut mendukung kegiatan tersebut.

Adhika mengajak Mandirian, nasabah, dan masyarakat terus berpartisipasi dalam kegiatan donor darah yang diselenggarakan perusahaan.

“Setiap langkah donor darah memiliki arti bagi mereka yang membutuhkan. Kami mengajak Mandirian, nasabah, dan masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam Mandiri Donor Darah, karena kontribusi setiap pendonor dapat membantu menyediakan darah bagi pasien yang memerlukannya,” ujar Adhika.

BSU 2026 Rp900 Ribu Disalurkan Sekaligus, Jadwal Pencairan Belum Diumumkan

Penyelenggaraan serentak di 12 wilayah operasional menjadi upaya Bank Mandiri memperluas jangkauan kegiatan donor darah di Indonesia.

Setiap wilayah operasional melibatkan lebih dari 290 pendonor. Kegiatan ini membuka kesempatan bagi lebih banyak pihak untuk berkontribusi.

Mandirian, nasabah, dan masyarakat dapat ikut berpartisipasi dalam upaya menjaga ketersediaan darah bagi mereka yang membutuhkan.

Dukungan PMI dan fasilitas kesehatan membantu penyelenggaraan kegiatan, termasuk proses donor dan pengelolaan darah yang terkumpul.

Dengan dukungan tersebut, rangkaian kegiatan mencakup tahapan sejak donor darah dilakukan hingga darah yang terkumpul dikelola.

Ringkasan angka kegiatan: 12 wilayah operasional, lebih dari 290 pendonor per wilayah, dan lebih dari 27.000 kantong sejak April 2026.

Adapun perkiraan kebutuhan nasional mencapai 5,6 juta kantong per tahun, berdasarkan populasi Indonesia yang melebihi 280 juta jiwa.

Perkiraan tersebut sejalan dengan acuan WHO, yakni kebutuhan darah ideal sekitar 2 persen dari jumlah penduduk suatu negara.

Bagi sobat yang mengikuti kegiatan ini, partisipasi donor merupakan bentuk kontribusi yang disebut Bank Mandiri dapat membantu pasien.

Kegiatan periode VII ini mengajak berbagai kelompok berpartisipasi, bukan hanya pegawai perusahaan, tetapi juga nasabah dan masyarakat.

Pelaksanaan di banyak wilayah memungkinkan kegiatan digelar serentak. Bank Mandiri menyebut cara ini sebagai upaya memperluas jangkauan.

Jumlah lebih dari 290 pendonor di setiap wilayah operasional menjadi bagian dari pelaksanaan program pada periode ini.

Sementara itu, total lebih dari 27.000 kantong merupakan capaian program sejak pertama kali digelar pada April 2026.

Kedua angka tersebut memiliki cakupan berbeda: angka wilayah merujuk pada kegiatan periode ini, sementara capaian total dihimpun sejak April.

Adhika menegaskan arti kontribusi pendonor bagi pasien yang membutuhkan. Ia juga mendorong partisipasi berkelanjutan dalam program tersebut.

Ajakan itu ditujukan kepada Mandirian, nasabah, serta masyarakat yang ingin turut mendukung ketersediaan darah melalui kegiatan donor.

Program ini kembali mempertemukan Bank Mandiri, PMI, dan fasilitas kesehatan dalam pelaksanaan donor darah di 12 wilayah operasional.

Bagi sobat, informasi mengenai tanggal, wilayah pelaksanaan, serta tema kegiatan merangkum pokok penyelenggaraan Mandiri Donor Darah periode VII.

Kegiatan berlangsung pada 2 November 2026 dengan tema “Wujudkan Sejuta Harapan”. Pelaksanaannya melibatkan berbagai pihak di setiap wilayah.

Melalui penyelenggaraan tersebut, Bank Mandiri mengajak masyarakat ikut ambil bagian dalam pemenuhan kebutuhan darah nasional secara bersama.

Kebutuhan darah hanya dapat dipenuhi melalui donor, sementara kebutuhan ideal nasional diperkirakan mencapai 5,6 juta kantong setiap tahun.

Keterlibatan pendonor, dukungan PMI, dan fasilitas kesehatan menjadi unsur yang disebut dalam penyelenggaraan kegiatan Mandiri Donor Darah periode VII.

×
×